Kristo, Melucu dalam Diam

Minggu, 14 Desember 2014, keinginan jenguk Kristo terwujud. Saya, Maga, Yulita, Nana, Paskhal, Pandu, dan Sansan yang rumahnya tersebar di Jabodetabek akhirnya bisa ketemu lagi sama Kristo, di rumahnya… Bekasi 🙂

Jauh ya rumah lo, To. Capek tahu nggak ke sana. HAHAHA. Tapi jujur saja capek gue seketika hilang, saat bisa bertatap muka sama lo yang saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik daripada saat gue berkunjung pas lo ultah tahun lalu.

Oh iya, mungkin ada yang belum tahu Kristo. Dia teman kuliah saya di FISIP UI. Saya dan dia juga tergabung di salah satu organisasi keagamaan mahasiswa gitu, lah, makanya lumayan akrab. Akrabnya juga karena saya ngerasa selera humor saya dan dia sama. Hahaha. Yaa itu salah satunya aja sih.

Dua tahun lalu, tepatnya 3 Desember 2012, Kristo mengalami kecelakaan motor yang parah. Brain injury akibatnya. Kecelakaan yang berdampak pada otak itu bikin Kristo nggak bisa gerak, nggak bisa bicara, cuma bisa berbaring, dua tahun lamanya.

Ketika main ke rumahnya hari Minggu lalu, Kristo diam berbaring di tempat tidurnya. Secara fisik memang begitu keadaannya. Tapi saya ngerasa dia masih Kristo dengan jiwa yang sama (dan sehat!). Masih suka ngobrol. Masih ingat hal-hal terpenting sampai ter-nggak-penting. Masih suka ketawa. Masih suka melucu.

Iya, dalam diam dia bahkan masih bisa melucu. Lewat mata, lewat mimik. Justru Kristo yang suka berusaha memecah hening sesaat di antara para penjenguknya. Dia ajak kami main ABC Lima Dasar. Pertama dia minta main dengan kategori nama anak FISIP. Tapi penjenguk protes karena anak FISIP super banyak dan bisa saja para pemain asal sebut nama pasaran yang kemungkinan besar ada di FISIP hahaha. Akhirnya Kristo minta ganti kategori jadi nama anak KUKSA (perkumpulan mahasiswa Katolik). Okelah, kami setuju.

Beberapa menit main, kami agak bosan karena anak KUKSA lumayan sedikit jumlahnya dan nggak variatif namanya hehehe. Selanjutnya, lagi—lagi Kristo minta ganti kategori jadi…. nama-nama artis. 🙂 Kesel sih, tapi yaudahlah. Hahahaha. Saya agak nggak ngerti kenapa dia jawaban pilihan dia mayoritas artis lawas yang… ketenarannya sudah pudar sekarang ini bhahaha (jahat). Huruf C, jawab Cher. Huruf I jawab Iwa K. Huruf K jawab KD (Krisdayanti). Kenapa sih, To? Baru pas huruf B aja jawabannya bolehlah, Bjork (sedangkan Yulita pilih Benyamin Sueb 🙂 kalau Paskal top of mind-nya Budi Anduk :)).

Walau jawaban peserta permainan ABC Lima Dasar ini ngeselin semua, tapi saya bersyukur Kristo masih sama seperti dulu. Lawas. Huahahaha. Intinya, dengan datang ke sana saya lega, karena kondisi Kristo sudah membaik. Badannya jauh lebih berisi. Berkomunikasi (dengan mengeja abjad) pun sudah cukup lancar. Melihat spirit Kristo yang kuat pastinya juga bikin teman-temannya happy. Semoga dia juga happy kalau banyak dikunjungi begini.

Sesaat sebelum pulang dari rumah Kristo.
Sesaat sebelum pulang dari rumah Kristo.

Semoga setelah membaca tulisan ini, terselip doa dari Anda, siapapun Anda, untuk kesembuhan Kristo yaa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s